Kamis, 11 September 2008

Faktor Pembentuk Tanah II - IKLIM

Iklim adalah faktor pembentuk dan pengubah sifat dan jenis tanah. Pengaruh iklim terhadap pembentukan tanah bersifat zonal yang tercermin dari susunan dan tebal horison serta morfologi tanah tersebut. Hal ini disebabkan oleh peranan elemen iklim seperti curah hujan, suhu, kelembaban dan angin serta radiasi terhadap batuan dan tanah itu sendiri sangat ditentukan oleh posisi bumi terhadap matahari sehingga secara intensif pengaruhnya hanya pada batuan di permukaan saja.
Letak geografis menyebabkan peranan elemen iklim terhadap pelapukan batuan dapat bersifat :
  • Fisik, pada daerah-daerah yang berada dalam kondisi iklim dengan fluktuasi suhu antara siang dan malam hari sangat lebar (besar), penyinaran dan intensitas tinggi, kering, maka akan mengalami pelapukan secara fisik, dengan proses fragmentasi (pemecahan) batuan dari ukuran besar menjadi ukuran pasir.
  • Fisikokimia, pada daerah bermusim (musim dingin, semi, panas dan gugur), lebih bersifat fisika kimia, gabungan antara fisik dan kimia.
  • Kimiawi, pada daerah dengan curah hujan tinggi, suhu relatif tinggi, kelembaban tinggi maka pengaruh iklim terhadap pelapukan batuan bersifat kimiawi.
Pengaruh iklim terhadap sifat pelapukan batuan tersebut akan mempunyai efek terhadap tanah yang terbentuk
  • Sifat fisik tanah, terutama tekstur dan warna
  • Sifat kimiawi tanah terutama komposisi dan jumlah ion dalam tanah
  • Jenis mineral liat dalam tanah
Selain itu iklim terutama curah hujan juga secara langsung berpengaruh terhadap tanah itu sendiri seperti terjadinya proses-proses sebagai berikut :
  • Pelindian ion (pencucian)
  • Eluviasi koloid liat dan organik pada horison A (transportasi)
  • Podsolisasi oksida-oksida besi dan aluminium serta bahan organik
  • Illuviasi (translokasi atau pemindahan secara vertikal) dan akumulasi koloid liat, bahan organik dan senyawa-senyawa peroksida dari horison yang ada di atas ke horison yang ada di bawahnya sehingga terbentuk horison B
  • Oksidasi dan reduksi dalam tanah oleh adanya air dan udara pada zona kedap air
  • Erosi lapisan tanah permukaan

Tidak ada komentar: