Letak geografis menyebabkan peranan elemen iklim terhadap pelapukan batuan dapat bersifat :
- Fisik, pada daerah-daerah yang berada dalam kondisi iklim dengan fluktuasi suhu antara siang dan malam hari sangat lebar (besar), penyinaran dan intensitas tinggi, kering, maka akan mengalami pelapukan secara fisik, dengan proses fragmentasi (pemecahan) batuan dari ukuran besar menjadi ukuran pasir.
- Fisikokimia, pada daerah bermusim (musim dingin, semi, panas dan gugur), lebih bersifat fisika kimia, gabungan antara fisik dan kimia.
- Kimiawi, pada daerah dengan curah hujan tinggi, suhu relatif tinggi, kelembaban tinggi maka pengaruh iklim terhadap pelapukan batuan bersifat kimiawi.
- Sifat fisik tanah, terutama tekstur dan warna
- Sifat kimiawi tanah terutama komposisi dan jumlah ion dalam tanah
- Jenis mineral liat dalam tanah
- Pelindian ion (pencucian)
- Eluviasi koloid liat dan organik pada horison A (transportasi)
- Podsolisasi oksida-oksida besi dan aluminium serta bahan organik
- Illuviasi (translokasi atau pemindahan secara vertikal) dan akumulasi koloid liat, bahan organik dan senyawa-senyawa peroksida dari horison yang ada di atas ke horison yang ada di bawahnya sehingga terbentuk horison B
- Oksidasi dan reduksi dalam tanah oleh adanya air dan udara pada zona kedap air
- Erosi lapisan tanah permukaan


Tidak ada komentar:
Posting Komentar